Search

Memuat...

20 Desember 2012

Ascaris Lumbricoides

  • hospes dan nama penyakit

Manusia merupakan satu-satunya hospes ascaris lumbricoides.penyakit yang disebabkannya disebut askariasis
  • Distribusi geografik

Parasit ini disebutkan kosmopolit,survey yang dilakukan di Indonesia antara tahun 1970-1980 menunjukkan pada umumnya prevalensi 70% atau lebih.Prevalensi tinggi sebesar 78,5% dan 72,6% masih ditemukan padqa tahun 1998 pada sejumlah murid dua sekolah dasar di Lombok.di Jakarta sudah dilakukakn pemberantasan secara sistematis terhadap cacing yang ditularkan melalui tanah sejak 1987 di sekolah-sekolah dasar.pravelensi ascaris sebesar 16,8% dibeberapa sekolah dijakarta timur pada tahun 1994 turun menjadi 4,9% pada tahun 2000

  • Morfologi dan daur hidup

Cacing jantan Berukuran 10-30 cm, sedangkan yang betina 22-35 cm.stadium dewasa hidup di rongga usus muda.seekor cacing betina dapat bertelur sebanyak 100.000-200.000 butir sehari,terdiri dari telur yang dibuahi dan yang tidak tidak dibuahi


Telur yang dibuahi, besarnya kurang lebih 60 X 45 micron dan yang tidak dibuahi90 X 40 mikron.dalam lingkungan yang sesuai,telur yang dibuahi berkembang menjadi bentuk infektif dalam waktu kurang lebih 3 minggu.
Bentuk infektif ini,bila tertelan oleh manusia,menetas di usus halus.larvanya menembus dinding usus halus menuju pembuluh darah atau saluran limfe,lalu dialirkan di jantung,kemudian mengikuti aliran darah ke paru.larva diparu menembus dinding pembuluh darah.lalu dinding,masuk ke alveolus,kemudian naik ke trakea melalui bronkiolus dan bronkus.dari trakea larva ini menuju ke faring,sehingga menimbulkan rangsangan di farin.penderita batuk karena rangsangan ini dan larva akan tertelan ke dalam esophagu,lalu menuju ke usus halus. di usus halus larva berubah menjadi cacing dewasa.sejak telur matang tertelan sampai cacing dewasa bertelur diperlukan waktu kurang lebih 2 bulan.
  • Patologi dan gejala klinis

Gejala yang timbul pada penderita dapat disebabkan oleh cacing dewasa dan larva.
gangguan karena larva biasanya terjadi pada saat berbeda di paru.pada orang yang rentan terjadi pendarahan kecil pada dinding alveolus dan timbul gangguan pada paru yang disertai dengan batuk,demam dan eosinfilia.pda foto toraks tampak infiltrate berada di paru.pada orang yang rentan terjadi pendarahan kecil pada dinding alveolusdan timbul gangguan pada paru  yang disertai dengan batuk,demam dan eosinofilia.pada foto toraks tampak infiltrate yang menghilang dalam waktu 3 minggu.keadaan ini disebut syndrome loeffler.gangguan yang disebabkan cacing dewasa biasanya ringan,kadang-kadang penderita mengalami gejala gangguan usus ringan seperti mual,nafsu makan berkurang,diare,atau konstipasi.
Pada infeksi berat,terutama pada anak dapat terjadi malabsorbsi sehingga memperberat keadaan malnutrisi.efek yang serius terjadi bila cacing ini menggumpal dalam usus sehingga terjadi obstruksi usus(ileus).
Pada keadaan tertentu cacing dewasa mengembara ke saluran empedu,apendiks,atau ke bronkus,dan menimbulkan keadaan gawat darurat sehingga kadang-kadang perlu tindakan operatif.
  • Daignosis

cara menegakkan diagnosis penyakit adalah dengan pemeriksaan tinja secara langsung.adanya telur dalam tinja memastikan diagnosis askariasis.selain itu diagnosis dapat dibuat bila cacing dewasa keluar sendiri baik melalui mulut atau hidung,maupun melalui tinja.
  • Pengobatan

Pengobatan dapat dilakukan secara perorangan atau secara missal pada masyarakat.untuk perorangan dapat digunakan bermacam-macam obat misalnya piperasin dosis tunggal untuk 10mg/kgBB,mebendazol 2 X 100 mg/hari selama 3 hari atau 500 mg dosis tunggal,albendazol dosis tunggal 400 mg
Oksantel-pirantel pamoat adalah obat yang dapat digunakan untuk infeksi campuran A.lumbricoides dan T.trichiura.untuk pegobatan massal perlu beberapa syarat,yaitu:
a.       obat mudah diterima masyarakat
b.      aturan pemakaian sederhana
c.       mempunyai efek samping yang minim
d.      bersifat polivalen,sehingga dapat berkhasiat terhadap beberapa jenis cacing
e.      harganya murah
  • Prognosis

pada umumnya askariasis mempunyai prognosis baik,tanpa pengobatan,infeksi cacing ini dapat sembuh sendiri dalam waktu 1,5 tahun dalam pengobatan,kesembuhan diperoleh antara 70-99%



Semoga artikel Ascaris Lumbricoides bermanfaat bagi Anda. Jika kamu suka dengan artikel Ascaris Lumbricoides ini, like dan bagikan ketemanmu.

Poskan Komentar

Katsanakes - All Right Reserved.Powered By Blogger
and JimsonTemplate Edit by : Katsanakes